Baghban – Film Tentang Orangtua yang dicuekin anak-anaknya

Baghban, is about your parents

 

Bismillah…

 
Baghban, bertambah satu lagi film inspirasi baik menurutku. Saya suka film ini. Dibintangi oleh Amitabh Bachan sebagai Raj Malhotra seorang akuntan yang memiliki istri yang cantik, Pooja yang dibintangi Hema Malini yang juga cantik dan anak-anak yang telah sukses dengan kehidupannya masing-masing. Awal menonton film ini sebenarnya penasaran. Saya mau tau apa yang bagus dari film ini. Setting awal menampakkan laut dan dua orang ayah-anak sedang bergandengan tangan di tengah senja. Sembari narator mengucapkan kata-kata yang intinya tentang hubungan ayah-anak.
Baghban
 
Awal kemunculan Raj Malhotra bersama keluarganya kalau kubilang sangat bahagia, mereka terlihat seperti keluarga yang harmonis banget. Pekerjaannya sebagai akuntan dan kemampuannya yang membuat Raj Malhotra bangga karena telah membesarkan anak-anak yang sukses dan memiliki istri-istri yang cantik. Inti cerita ini dimulai saat Raj si ayah pensiun dari pekerjaannya dan kemudian Raj dan Pooja memutuskan untuk tinggal bersama anak-anaknya untuk mendapatkan cinta dan perhatian dari anak-anak mereka.
 
 
Namun ternyata keempat anak mereka tidak menginginkan kedua orang tuanya karena menganggap orang tuanya beban sehingga mereka pun bersepakat akan merawat orang tuanya secara bergilir tiap 6 bulan sekali tetapi memisahkan Raj dan Pooja. Raj pun kemudian tinggal bersama keluarga Ajay dan Pooja tinggal bersama keluarga Sanjay. Selama mereka berdua tinggal di kedua rumah anak mereka tersebut mereka hanya mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan dari keluarga mereka. Di keluarga Ajay, si ayah dianggap beban dan hanya membawa masalah bagi mereka begitupun di keluarga Sanjay di mana si Ibu, Pooja tinggal. Kehidupan yang tidak adil yang Raj dapatkan setelah ia membesarkan anak-anaknya membuatnya ingin menuliskan semuanya itu pada sebuah tulisan atas saran dari seorang kawan di cafe yang sering ia kunjungi semenjak kepindahannya.
 
Singkat ceritanya mereka berdua memutuskan untuk meninggalkan rumah anak-anak kandung mereka dan saat di mumbai mereka bertemu dengan anak angkatnya, Alok. Ah iya saya belum menceritakan tentang Alok. Alok adalah anak angkat Raj dan Pooja yang ia besarkan hingga bisa sangat sukses dan belajar keluar negeri. Bersama Alok, kedua orang tuanya ini mendapatkan apa yang tidak ia dapatkan ketika bersama anak kandung mereka sendiri. Apalagi Alok memiliki istri yang sangat baik dan sopan.
 
Di akhir cerita, tulisan yang sempat ditulis oleh Raj dibukukan oleh salah seorang kawan dan kemudian terjual dengan sangat cepat dan best seller. Keempat anaknya yang melihat kesuksesan ayah malah membuat mereka ingin meminta maaf tetapi niat mereka karena kedua orang tuanya sudah sukses dan ingin menikmati juga honor yang didapatkan ayahnya. Mereka pun kemudian berencana menemui ayah mereka. Ckck, betul-betul niat yang tidak tulus. Di acara review bukunya Raj menceritakan isi bukunya yang tidak lain adalah kisah-kisahnya bersama anak-anaknya yang tidak peduli pada orang tuanya. Keempat anaknya merasa bersalah dan berusaha meminta maaf namun, Raj dan Pooja tidak memaafkan keempat anaknya tersebut. Cerita diakhiri dengan sebuah tulisan indah, There is not end to love….
 
……………………..o0o……………………..
 
Itulah sinopsis singkat dariku tentang Baghban. Saya suka. Cerita ini bikin saya sadar dengan masa lalu-masa lalu saat pernah membuat orang tua kecewa dan sebagainya. Orang tua akan sangat bangga dengan prestasi anak dan masa depan bahagia anak, tapi apakah anak-anaknya nanti akan peduli dengan mereka saat tua nanti? Apakah di masa depan saya akan seperti anak-anak Raj yang mengabaikan keluarga karena sudah memiliki keluarga sendiri? Semoga tidak. Film ini diadaptasi dari film Make Way for Tomorrow yang berasal dari cerita novel best seller juga di Amerika (Info dari wikipedia).
 
Raj mengatakan, Saya bekerja menghasilkan uang dan menahan keinginan untuk memuaskan mimpi saya hanya untuk membesarkan dan menyekolahkan mereka. Sepatutnya sebagai anak kita selalu mengingat jasa kedua orang tua. Atas perlakuan merekalah anak bisa sukses dan bisa hidup dengan baik. Untuk sosok Alok yang sangat baik kepada kedua orang tua walaupun hanya anak angkat dan ia sangat mengingat semua hal yang diberikan orang tuanya saat dia masih kecil hingga sangat sukses. Itu pelajaran yang kudapat dari film ini.
 
Bagaimana dengan kalian, ada yang sudah menonton film ini juga?
Iklan

2 thoughts on “Baghban – Film Tentang Orangtua yang dicuekin anak-anaknya

  1. Sinopsis

    belum nonton filmnya tapi dari sinopsis yang saya baca ni film sangat syarat muatan moralnya, tapi kenapa ya Raj diakhir kisah tidak memaafkan anak-anaknya…?
    Harusnya dimaafkan saja… tapi habis itu biarkan mereka hidup seperti biasa.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s